shadow

Mengenal 4 macam Manufacturing strategy atau Strategi manufaktur

images (28)

Mengenal 4 macam Manufacturing strategy atau Strategi manufaktur

Sebuah perusahaan yang sangat berorientasi pasar akan fokus pada memenuhi atau melampaui harapan pelanggan/customer atau memenuhi seluruh order pelanggan/customer. Semua departemen dalam perusahaan harus berkontribusi dan mendukung strategi perusahaan. Dengan demikian perusahaan manufaktur harus memiliki strategi yang memungkinkan untuk memasok kebutuhan pasar dan melayani customer dengan cepat serta pengiriman tepat waktu.

Delivery lead time.

Dari perspektif supplier, ini adalah waktu dari penerimaan perintah untuk pengiriman produk. Dan dari perspektif customer juga mencakup waktu untuk persiapan pesanan dan pengiriman. Customer ingin pengiriman order secepat mungkin, dan manufaktur harus merancang strategi untuk mencapai hal ini.

Ada 4 manufacturing strategy dasar:

  • Engineer-to-order (ETO)
  • Make-to-order (MTO)
  • Assemble to-order (ATO)
  • Make-to-stock (MTS)

mfg strategy

 

Engineer-to-order (ETO) berarti bahwa spesifikasi pelanggan membutuhkan desain engineering unik atau customized signifikan. Biasanya pelanggan yang sangat terlibat dalam desain produk. Persediaan biasanya dibeli sampai dibutuhkan oleh manufaktur. Waktu pengiriman kepada customer lebih lama karena mencakup lead time desain, pembelian material dan proses produksi.

Make-to-order (MTO) berarti bahwa proses produksi akan dimulai apabila order dari customer diterima, misalnya dlm bentuk PO (purchase order). Material biasanya dipesan sesuai dengan forecast pembelian dari customer. Finished goods biasanya terbuat dari item standar tetapi mungkin terdapat komponen yg dirancang khusus juga. Jika produk nya standard maka leadtime pengiriman hanya perlu leadtime proses produksi, tetapi jika ada komponen khusus maka ditambah dengan leadtime pemesanan material.

Assemble-to-order (ATO) berarti bahwa produk tersebut dibuat dari komponen standar bahwa produsen mempunyai persediaan dan akan merakit sesuai pesanan pelanggan. Lead time pengiriman berkurang karena tidak ada diperlukan waktu desain dan ada stock produk setengah jadi yg  siap untuk perakitan.

Make-to-stock (MTS) berarti bahwa perusahaan memproduksi barang dan menjual dari persediaan barang jadi. Leadtime pengiriman pendek. Pelanggan memiliki keterlibatan sedikit langsung dalam desain produk.

 

Referensi:

Jr.Tony Arnold., Stephen N. Chapman., Llyoid M. Clive.2008. Introduction to material management. 6th edition.Prentice Hall.

 

 

Incoming search terms:

  • strategi manufaktur
  • strategi manufaktur dalam produksi
  • strategi manufaktur adalah
  • strategi operasi perusahaan manufaktur
  • Macam macam operasi manufaktur
  • 4 macam strategis
  • macam macam strategi manufaktur
  • jelaskan mengenai strategi yang digunakan oleh manufaktur dalam produksi
  • 4 strategi manufaktur
  • strategi manufactur
facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *