shadow

HAL PENTING DI PURCHASING DEPARTMENT – PART 1

actionBeberapa Hal Penting di Purchasing Department – Part 1

APA ITU PURCHASING??

Purchasing adalah “proses pembelian.”

Banyak orang beranggapan pembelian adalah semata-mata tanggung jawab dari Purchasing department. Namun, jika dilaksanakan secara efektif, semua departemen di perusahaan akan terlibat.

Mendapatkan bahan yang tepat, dalam jumlah yang tepat, dengan pengiriman yang tepat (waktu dan tempat), dari sumber yang tepat, dan dengan harga yang tepat semua adalah fungsi dari Purchasing dept.

Memilih bahan yang tepat memerlukan input dari departemen Marketing, QC, QA, R&D, Pabrik, dan dept Purchasing.

Sedangkan Quantity dan Kapan pengiriman ke pabrik / user dari dept lain, disesuaikan dengan Forecast produk jadi.

 

SPESIFICATION/SPEFISIKASI MATERIAL

Spesifikasi materials yang akan dibeli ditentukan oleh user dan departemen Quality Control atau Quality Assurance.

User akan membuat Purchase Request dan memberikan spesifikasi yang dibutuhkan kemudian mengirimkan PR ke dept Purchasing, lalu Purchasing memproses pembeliannya dengan menerbitkan PO.  Item yang akan dibeli biasanya termasuk MRO / Non Inventory.

User dalam hal ini adalah departemen produksi, dept.  Engeneering, dept. R&D, dept. Quality Control, dept. Quality Assurance, dept. Marketing, dll.

Kebutuhan material yang digunakan utk proses produksi akan dikalkulasi oleh sistem MRP yang dicontrol oleh PPIC. Material ini termasuk dalam Inventory.

PPIC membuat PR kemudian di kirim ke Purchasing, lalu Purchasing memproses pembeliannya dengan menerbitkan PO.

Material untuk proses produksi (Inventory) sudah melalui tahap kualifikasi, validasi dan trial produksi oleh Quality Assurance, Quality Control dan Produksi.

Oleh karena itu disusunlah “Material Approved List”, list yang berisi daftar material, manufacturer-nya, supplier-nya dan spesifikasi-nya, yang akan menjadi pedoman bagi Purchasing untuk membeli material (Inventory).

Untuk refresment mengenai Inventory, kita bisa membaca kembali artikel ini:

http://belajarmanajemenoperasi.com/2016/05/19/4-alasan-penting-inventory-management/

IMPACT MRP PADA PURCHASING

Umumnya fungsi Planner dan Buyer dilakukan oleh team PPIC dan team Purchasing.

Untuk memudahkan proses Planning dan Buying, di beberapa perusahaan, fungsi ini dilakukan oleh 1 orang atau team. Seorang Planner menentukan MRP dan membuat PR kemudian membuat PO juga dan berkoordinasi dengan Planner lain dan Master Scheduler.

Hal ini utk memudahkan proses planning, contohnya apabila ada perubahan monthly/weekly production schedule, Planner/Buyer sendiri yang harus menghubungi supplier utk me-reschedule jadwal pengiriman material.

 

Bersambung ke Part 2 ——–>>>>>

 

 

Referensi:

Jr.Tony Arnold., Stephen N. Chapman., Llyoid M. Clive.2008. Introduction to material management. 6th edition.Prentice Hall.

 

 

Incoming search terms:

  • Point penting dalam ppic
facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *